
Wanita kini ingin menembus batas-batas kebebasan kultural yang ada, namun diluar bahaya selalu menanti

Dr Robert Thomson pakar sosiologi terbesar di Inggris berkata, “Gadis masa kini gagal menjaga dirinya.” Dia menasihati para ibu dan bapak agar kembali pada peraturan lama dan tidak mengizinkan seorang gadis keluar sendirian kecuali dalam penjagaan seorang penjaga perempuan yang terpercaya, atau dalam penjagaan ibu dan bapaknya.
Pakar itu berkata, “Penggembala yang mahir pun masih meminta bantuan anjing yang terpercaya untuk menjaga kambing-kambingnya dari serigala. Sungguh satu keluguan bila kita menjaga kambing-kambing kita, tetapi tidak menjaga gadis-gadis kita.”

Tetapi, apakah nasihat-nasihat di atas dapat dipraktikan? Apakah kondisi keungan orang tua –dewasa ini- memungkinkan untuk menetapkan seorang penjaga bagi setiap gadis? Bisakah kita mengembalikan jarum jam ke belakang? Kalaupun kita mampu ‘memenjarakan’ gadis, apakah ada jaminan serigala tidak memanjat melalui jendela, atau gadis itu yang turun sembunyi-sembunyi melalui jendela?
Untuk menghindari banyaknya tabrakan mobil dewasa ini, bukanlah dengan kembali mengendarai unta di jalan-jalan raya! Cara satu-satunya membentengi gadis masa kini dari serigala-serigala adalah mengajar dan mendidik mereka, membuka mata dan memperluas wawasan mereka, dan mendorongnya untuk percaya pada ibunya.
Kita harus mengajarnya tentang perbedaan antara kebebasan dan lepas kendali, dan antara cara-cara serigala serta manuver unta dan domba. Ada pun menetapkan panjaga buat para gadis dewasa ini, maka itu adalah upaya lugu yang sia-sia karena dewasa ini mendidik serigala lebih mudah daripada mengurung domba-domba.
sumber :http://ruanghati.com/2011/08/14/beda-gadis-tempo-doeloe-dan-cewek-masa-kini-sebuah-refleksi/
Sumber : http://www.klikunic.com/2011/08/beda-gadis-tempo-doeloe-dan-cewek-masa.html#ixzz1VUFFcSbP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar